Tanpa kita sadari terkadang kita sering kedapatan orang lain sedang berbicara pada diri sendiri. Kadang kita merasa malu, minder, bahkan tak jarang berpikir bahwa orang lain menganggap kita gila. Tapi jangan takut, hobi ini bukan hanya milik Anda saja. Self-talk atau monolog terjadi pada semua orang, dari anak kecil hingga dewasa.
self-talk itu berasal dari pengalaman kita sendiri, baik pengalaman pribadi atau melihat pengalaman orang lain. Lama-kelamaan kita mulai mengaplikasikannya dalam hidup kita dan jadi suatu hobi.
1. Penyaluran Emosi
Saat merasa kesal dengan sahabat, terkadang sadar atau tidak di dalam diri kita terjadi percakapan. Apa kita mau marah atau tidak. Jika marah mau seperti apa. Dan jika tidak, apa alasannya. Saat kita memutuskan untuk tidak, kadang kita masih merasa kesal. Di sinilah dibutuhkan self-talk. Jangan segan untuk menggerutu, asal tidak berlebihan
2. Alat Bantu Untuk Mengambil Keputusan
Saat dihadapkan dengan dua pilihan menyenangkan, self-talk jadi penolong yang berperan penting. Misalnya saja kala kita bingung baju mana yang akan kita beli atau film mana yang harus kita tonton di bioskop
3. Mengenal dan Menerima Diri Sendiri
Self-talk atau monolog yang kita lakukan membuat kita lebih akrab dengan diri sendiri. Dengan seringnya bercakap-cakap sendiri, sifat-sifat kita akan keluar. Tinggal bagaimana kita membawanya.
4. Berinteraksi Dengan Orang Lain
Atas dasar keinginan dan kebutuhan, kita memutuskan berinteraksi dengan orang lain. Monolog kita adalah kita menimbang kebutuhan sendiri, mengira-ngira apa orang lain bisa memenuhi kebutuhan kita, menimbang segala resiko yang bakal terjadi, baru kita memutuskan untuk mengambil tindakan
5. Mengembangkan Diri
"Kebiasaan menyalahkan orang lain membuat kita tidak bisa melihat kesalahan diri sendiri diri sendiri." Kalimat ini membuat kita berpikir dalam hati dan akhirnya berubah menjadi sebuah monolog dengan diri sendiri yang akan membawa pencerahan dan membuat kita lebih berkembang


0 komentar:
Posting Komentar